Fakta Unik Tentang Planet Bercincin Indah Saturnus

- January 25, 2018

Planet Saturnus merupakan planet keenam dari Matahari yang terkenal dengan cincin indahnya yang memiliki sistem luar biasa di tata surya kita. Planet Saturnus juga merupakan planet terbesar kedua setelah planet Jupiter. Planet Saturnus pertama kali diamati oleh seorang astronom asal Italia Galileo Galilei pada tahun 1610, melalui sebuah teleskop.

Seperti yang dikutip dari laman Nationalgeographic.com, selain Galileo ada dua lagi seorang astronom yang mengamati planet Saturnus ini. Pertama ada Christiaan Huygens asal Belanda yang meneliti planet Saturnus pada tahun 1659 menggunakan teleskop yang lebih kuat dari milik Galileo, dan mengetahui bahwa planet Saturnus dikelilingi oleh sebuah cincin tipis.

Yang kedua ada astronom asal Italia juga bernama Giovanni Cassini. Penemuan terbesar-nya adalah sebuah celah di cincin planet Saturnus dan 4 buah bulan atau satelit alami Saturnus. Dia meneliti planet Saturnus mulai dari tahun 1671-1684.

Selain cincin yang menjadi daya tarik dari planet Saturnus, ternyata planet ini masih memiliki fakta-fakta menarik lainnya. Penasaran seperti apa fakta dan kebenaran tentang planet bercincin indah Saturnus ini. Berikut ini adalah ulasannya:


Jarak Planet Saturnus dengan Matahari

Seperti yang kita tahu kalau planet Saturnus merupakan planet ke-6 dari Matahari. Tapi berapakah jarak sebenarnya planet Saturnus dengan Matahari?

Kebenarannya Planet Saturnus berjarak lebih dari 1,4 miliar km dari Matahari (9 kali jarak Bumi dengan Matahari). Dan jika dibandingkan dengan diameter Bumi, planet Saturnus setara dengan 10 planet Bumi.

Perbandingan ukuran planet Saturnus dan Bumi

Planet Saturnus memiliki diameter khatulistiwa 120.536 km dan diameter kutub 108.728 km. Tidak seperti Bumi yang memerlukan waktu 24 jam untuk melakukan rotasi penuh, planet Saturnus hanya memerlukan waktu 10 jam 40 menit 24 detik untuk melakukan periode rotasi-nya.

Namun walaupun memiliki periode yang lebih cepat dari Bumi, tetapi planet Saturnus memiliki periode orbit atau revolusi selama 29,5 tahun untuk mengelilingi Matahari secara penuh. Mungkin ini karena jarak yang sangat jauh dari Matahari sehingga lintasan-nya juga sangat lebar.

Dan karena gerakan yang lambat ini, planet Saturnus memiliki julukan "lubadsagush" dari Asyur kuno yang berarti "Tertua yang lama."

Unsur Pembentuk Planet Saturnus

Planet Saturnus bukanlah planet bebatuan seperti Bumi, Pembentuk utama planet Saturnus adalah sebuah gas, karena itulah planet Saturnus tidak bisa dipijak sebab terbuat dari gas yang seperti halnya awan.

Material pembentuk planet Saturnus

Walaupun begitu Planet Saturnus memiliki inti yang sama besarnya dengan Bumi, yang memiliki temperatur panas mencapai 14.730 derajat Celcius. Inti tersebut terdiri dari gas anomia dan metana yang dilapisi oleh hidrogen metalik, liquid hidrogen dan helium.

Foto awan di planet Saturnus yang diambil oleh wahana Cassini

Awan terendah Saturnus yang berjarak 50 kilometer tersusun dari es amonium hidrogensulfida. Awan pertengahan degan jarak 80 kilometer terbuat dari es anomia. Dan awan paling tinggi dengan jarak 200-270 kilometer terdiri dari hidrogen dan helium.

Saturnus memiliki angin terkencang di tata surya dengan kecepatan mencapai 500 m/s. Sedangkan angin terkuat di Bumi hanya sekitar 110 m/s.

Atmosfer Saturnus terdiri dari 96,7% hidrogen dan 3% helium, serta 0,2% metana dan 0,02% anomia. Terdapat juga sedikit asetilena, etana dan fosfin.

Uniknya lagi, walau tersusun dari gas, planet Saturnus memiliki massa 95 kali lebih besar dari massa Bumi, dengan gaya gravitasi 578 lebih kuat daripada gaya gravitasi di Bumi.

Fakta Tentang Cincin Saturnus

Sebenarnya bukan hanya planet Saturnus yang memiliki cincin, Jupiter, Uranus dan Neptunus juga memiliki sebuah cincin. Namun cincin Saturnuslah yang paling indah dan menakjubkan di tata surya kita.

Material pembentuk cincin planet Saturnus

Cincin Saturnus pertama kali dipotret lebih jelas dan detail oleh wahana antariksa bernama Voyager yang dikirim untuk mengamati Saturnus pada tahun 1980-an. Dan diketahui bahwa cincin Saturnus memiliki ketebalan 30-300 kaki yang membentang sejauh 175.000 mil (sekitar 3/4 jarak Bulan dan Bumi).

Cincin Saturnus terdiri dari partikel seukuran debu sampai sebesar gunung

Cincin planet Saturnus tersusun dari miliaran partikel es dan debu angkasa, juga tersusun dari pecahan komet, asteroid atau bulan Saturnus yang hancur. Mulai dari yang berukuran mikro sampai bongkahan besar yang berukuran seperti gunung.

Cincin planet Saturnus dibagi menjadi tujuh bagian dan di dalam cincin tersebut juga terdapat celah-celah kosong atau kesenjangan yang disebut "divisi."

Cincin Saturnus dibagi menjadi 7 bagian

  1. Cincin Utama terdiri dari bagian C, B dan A. Dimana terdapat kesenjangan terbesar yang disebut "devisi cassini." Kesenjangan tersebut memiliki jarak sekitar 4.700 kilometer yang memisahkan cincin A dan B.  Di titik tersebut juga terdapat bulan Saturnus bernama Minmas.
  2. Cincin D merupakan bagian paling dekat dengan palnet Saturnus, dan merupakan bagian yang terlihat sangat samar.
  3. Cincin F merupakan bagian cincin tipis yang terdapat dua bulan Saturnus bernama Prometheus dan Pandora.
  4. Cincin G dan E merupakan bagian cincin Saturnus yang paling luar dan memiliki penampakan paling lemah.

Karena terdiri dari berbagai unsur pembentuk yang berbeda-beda dan memiliki jarak yang berbeda-beda. Setiap cincin mengorbit planet Saturnus dengan kecepatan yang berbeda-beda pula.

Fakta Bulan Saturnus
53 Satelit Saturnus yang sudah memiliki nama

Untuk saat ini satelit atau bulan Saturnus yang sudah diketahui berjumlah 62 dan 53 satelit sudah memiliki nama, sedangkan sisanya masih menunggu konfirmasi secara resmi. Tidak menutup kemungkinan jika suatu saat nanti muncul bulan baru yang ditemukan di planet Saturnus.

Satelit terbesar Saturnus bernama Titan, dan merupakan satu-satunya bulan di tata surya yang memiliki atmosfer yang bahkan lebih padat dari pada atmosfer Bumi.

Dan bulan Saturnus yang lain bernama Enceladus, dipercaya merupakan lokasi yang paling menjanjikan selain Bumi untuk terdapat sebuah kehidupan di dalamnya.

Fakta-Fakta Lain Planet Saturnus
Penampakan planet Saturnus jika dilihat dari Bumi

Planet Saturnus menempati urutan kelima objek paling terang jika dilihat dari Bumi. Kita bisa melihat planet Saturnus dengan mata telanjang layaknya planet Venus dan bintang-bintang.

Bidang heksagonal planet Saturnus

Planet Saturnus merupakan planet paling datar. Ini karena terdapat tonjolan heksagonal datar di khatulistiwa dan kutub planet Saturnus.

Penampakan planet Saturnus jika diletakkan dalam kolam penuh air

Dikatakan jika planet Saturnus diletakkan di dalam kolam penuh air, maka planet Saturnus akan mengapung. Ini karena sebagian besar pembentuknya berupa gas.

Wahana Cassini yang dikirim untuk meneliti planet Saturnus

Sampai saat ini ada 4 wahana luar angkasa yang sudah meneliti planet Saturnus. Yaitu Pioneer 11 pada tahun 1979, Voyager 1 pada tahun 1980, Voyager 2 pada tahun 1981 dan Cassini pada tahun 2004 yang telah mengakhiri misinya pada 16 September 2017 kemarin.

Nah, itulah beberapa fakta menarik dari planet bercincin indah Saturnus. Mungkin masih banyak hal lain mengenai planet Saturnus yang tidak dijelaskan dalam artikel ini. Namun semoga informasi tersebut dapat memberikan kamu pengetahuan baru tentang planet Saturnus.

Terima kasih telah berkunjung, dan jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya ya!

Berikan pendapatmu dengan berkomentar di sini! Dan bijaksanalah dalam berkomentar!
EmoticonEmoticon

 

Cari Apa Bro/Sis? Tulis Aja, Jangan Lupa di Enter!