5 Fakta Unik Tentang Kumis Kucing, Bukan Tanaman Obat!

- January 17, 2019

Berbeda dengan kumis manusia yang menandakan kedewasaan seorang pria, kumis kucing bahkan sudah tumbuh sejak si kucing lahir bahkan tidak pandang itu jantan atau betina semua berkumis. Mungkin kamu tidak terlalu peduli dengan kumis pada kucingmu, tapi faktanya kumis kucing memiliki berbagai manfaat bagi si  kucing.

Kumis kucing bukanlah sekedar bagian tubuh dari si kucing yang berguna untuk membuatnya imut dan lucu, tapi ternyata menyimpan berbagai fakta unik dan menarik yang mungkin belum kamu tahu. Nah, kali ini Cak Mol akan membahas 5 fakta menarik tentang kumis kucing. Cekidot:

Baca Juga: 7 Jenis Kucing Termahal di Dunia.


1. Gak boleh dipotong

Kumis kucing itu sangat sensitif, bahkan bisa berpengaruh pada keseimbangan dan emosionalitas si kucing. Walaupun kumis kucing bisa tumbuh lagi, tapi kamu jangan sesekali dengan sengaja mencukur kumis kucing mu ya!

Bahkan kucingpun akan senantiasa melindungi kumis kesangannya itu agar tetap aman. Sebagai mekanisme pertahanan si mpus yang alami, saat berkelahipun kucing akan menarik kumisnya ke arah belakang/pipi untuk menghindari kerusakan akibat tawuran.

2. Kumis kucing sangat sensitif

Gak cuma cewek yang datang bulan aja yang sensitif, tapi kumis kucing juga sangat sensitif. Sangking sensitifnya, kumis kucing bisa merasakan gerak udara dalam ruangan. Dengan kemampuan kumisnya yang bisa mengendalikan udara merasakan getaran arus udara membuat si kucing mampu mendeteksi kehadiran, ukuran, jarak dan bentuk-bentuk objek yang ada di sekitarnya tanpa melihat atau menyentuhnya. Selain penglihatannya hal itulah yang mampu membuat kucing berjalan dan berburu di kegelapan. Badass... :v

Selain itu kumisnya itu mampu membuat si kucing memperkirakan suatu ukuran lubang. Karena ujung kiri dan kanan kumis cenderung memiliki ukuran yang sama dengan lebar tubuhnya. Jadi, tempat penyimpanan ikanmu punya lubang gak? Ukur dulu ya... :v

3. Terhubung dengan sistem saraf

Kumis kucing memiliki akar lebih dalam dibanding bulu-bulu diseluruh tubuhnya. Akar rambut kumis kucing akan bersentuhan langsung dengan saraf dan pembuluh darah.

Maka dari itu alangkah baiknya kamu memperhatikan kenyamanan si mpus dengan tidak memberikan tempat makan atau minum yang terlalu sempit, agar kumis si kucing tidak terlalu banyak bergesekan dengan wadah itu. Juga jangan suka narik-narik kumis kucing ya! Sakit Mpus-nya coeg... :v

4. Menunjukkan suasana hati / mood si kucing

Jangan kira yang bisa galau itu manusia aja, kucing juga bisa kali. Tidak hannya dari raut wajahnya atau ekornya saja, tapi kumis kucing juga bisa menunjukkan suasana hati si mpus.

Seperti contoh ketika kucing merasa nyaman, dia akan mengendurkan kumisnya ke samping. Dan ketika marah/agresif dia akan menarik ke depan dan melebarkan jarak kumis-kumisnya.

5. Semua jenis kucing memiliki warna kumis yang sama

Tak peduli apa jenis kucing itu, tak peduli apa warna bulunya, dari ras kucing dengan harga termahal sampai kucing pasar yang suka ditendang, semua warna kumisnya sama yaitu putih. Kucing-kucing besar seperti harimau, singa bahkan black pantherpun kumisnya tetap berwarna putih. Tapi seiring bertambahnya usia, warna kumis kucing akan berubah sedikit gelap.

Oke, itulah seputar 5 fakta kumis kucing. Karena sekarang kamu sudah tahu, jangan suka mainin kumis kucing ya! Apalagi ditarik-tarik atau dicukur. Karena kumis itu bagian tubuh dari si mpus yang berharga dan memiliki beragam kegunaan.
 

Cari Apa Bro/Sis? Tulis Aja, Jangan Lupa di Enter!